Tuesday, 20 April 2021

Resume Higiene Industri

 

Tuesday, 13 April 2021

Resume K3RS

 

Wednesday, 7 April 2021

RESUME MANAJEMEN KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA

Tuesday, 30 March 2021

RESUME INVESTIGASI KECELAKAAN

 

Tuesday, 16 March 2021

Starterpack di Masa Pandemi Covid-19

Monday, 1 March 2021

MASKER KAIN? EFEKTIFKAH?

 

  Semakin meningkatnya kasus Covid-19 membuat persediaan masker medis sebagai alat pelindung diri untuk mencegah penularan dan penyebaran covid-19 makin hari makin berkurang. Padahal, masker medis sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan, untuk melindungi diri saat menangani pasien Covid-19. Oleh karenanya, pemerintah menghimbau masyarakat untuk tidak menggunakan atau mengurangi penggunaan masker medis, akan tetapi menggunakan masker lainnya, seperti masker kain.

 

   Seperti yang dapat dilihat salah satu jenis masker yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia selain masker medis (masker non medis) adalah masker kain. Namun apakah kualitas dari masker kain ini sudah sama dengan masker medis? Sudahkah masker kain efektif melindungi area wajah dari paparan virus? Apakah penggunaan masker kain dapat mengurangi risiko penyebaran virus covid-19?

 

   Pada 3 April 2020, CDC (Centers for Disease Control and Prevention) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di U.S. merekomendasikan   penggunaan masker kain, terutama   di wilayah masyarakat yang secara signifikan berisiko tinggi terhadap transmisi Covid-19). Masker kain ini direkomendasikan sebagai penghalang sederhana untuk mencegah aerosol pernapasan di udara terhirup oleh orang lain pada saat orang dengan infeksi Covid-19 bersin, batuk, atau berbicara.

 

   Memang benar efektivitas filtrasi masker kain umumnya lebih rendah dari masker medis dan respirator. Namun, masker kain mungkin memberikan perlindungan yang signifikan apabila  diproduksi dengan baik dan dipakai secara benar, sesuai panduan Kementerian Kesehatan. Hal yang sama pun diungkapkan oleh tim peneliti dari Universitas Cambridge dan Universitas Northwestern bahwa masker kain yang biasa diproduksi oleh usaha rumahan, dinyatakan memiliki efektifitas lebih bila terdiri atas beberapa lapis kain. Beberapa lapis kain tersebut dapat dijahit kuat dan diberikan bahan tambahan yang kaku seperti yang ada di kerah baju. Namun, sayangnya hal ini juga membuat manusia semakin sulit untuk bernafas.

 

   Jadi jika digunakan dengan benar, masker ini tetap dapat mengurangi penyebaran virus Corona di masyarakat, terutama dari orang yang terinfeksi virus namun tidak memiliki gejala apa pun. Mengenakan masker kain   dengan efisiensi filtrasi yang lebih rendah mungkin masih   lebih   baik   daripada   tidak memakai masker sama sekali ketika berada pada sekelompok komunitas dengan risiko transmisi yang tinggi

 

    Menambahkan juga baru-baru ini tepatnya 17 Februari 2021, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah memperbaharui aturan mengenai cara penggunaan masker yang efektif untuk menangkal virus Corona atau SARS-CoV-2., yaitu dengan menggunakan masker medis dilapisi masker kain. Dimana CDC menyebutkan sebuah penelitian terbaru tersebut dilakukan di laboratorium dan menemukan bahwa kombinasi masker ganda memberikan perlindungan yang jauh lebih baik bagi pemakainya dan orang lain dibandingkan dengan hanya memakai masker kain saja atau masker medis saja.

 

Sumber:

http://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id/index.php/m/article/view/280/114

https://www.tribunnews.com/corona/2021/02/19/pemerintah-cdc-rekomendasikan-menggunakan-masker-medis-dilapisi-masker-kain?page=2